Tentang Swadesi
Media Group
Swadesi Media Group adalah sebuah jaringan media yang berupaya mengajak masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup secara cerdas dan berkualitas melalui informasi dan ilmu pengetahuan yang diudarakan. Dengan semboyan “Kreativitas Tanpa Batas!”, Swadesi Media Group senantiasa mengedepankan kreativitas sebagai ruh utama dalam setiap karya dan program yang dihadirkan.
Kami berupaya fokus pada konten yang berdampak sosial, relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat, serta aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan komunitas. Kami hadir memberikan alternatif berupa informasi dan hiburan dengan nuansa seni dan budaya yang beretika.
Di tengah arus globalisasi yang tak terbantahkan, Swadesi Media Group tidak memilih untuk sekadar menjadi penonton atas dinamika zaman. Kami memposisikan diri sebagai media alternatif bagi masyarakat lokal—media yang membumi, berpihak, dan relevan dengan realitas sosial di sekitarnya.
Selain siaran konvensional, Swadesi Media Group juga memperluas jangkauannya melalui aktivitas streaming online dan platform digital lainnya, sehingga mampu menjangkau pendengar di luar batasan geografis siaran FM dan mengikuti perkembangan teknologi media.
Swadesi Media Group percaya bahwa media bukan hanya sarana penyampai pesan, tetapi juga ruang belajar, ruang berekspresi, dan ruang tumbuh bersama masyarakat.

2005
Tahun Berdiri
500k+
Pendengar Setia
Sejarah Swadesi Media Group
Swadesi Media Group berawal dari sebuah inisiatif sederhana namun sarat dengan kepedulian sosial, tumbuh bersama masyarakat sejak tahun 2006.
Cikal bakalnya bermula pada tahun 2006, ketika Radio Swadesi Jogja mendapat sambutan hangat dari komunitas masyarakat sekitar Pleret–Jambidan, Bantul. Sejak awal, kehadiran radio ini dimaksudkan sebagai media komunitas yang tumbuh bersama masyarakat dan menjawab kebutuhan informasi di tingkat lokal.
Momentum 27 Mei 2006
Pasca bencana gempa bumi berkekuatan 5,9 SR, kami bersama masyarakat menyadari betul bagaimana kekuatan media informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk saling membantu dan menguatkan. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami mendirikan posko darurat serta membangun antena pemancar darurat menggunakan tiang bambu setinggi 7 meter dengan output daya 5 watt.
Meski pada awalnya hanya mampu menjangkau satu dusun, keberadaan radio ini menjadi pusat informasi, koordinasi, dan solidaritas warga. Kami juga menghimbau masyarakat yang radionya rusak akibat gempa untuk dibawa ke posko agar dapat diperbaiki. Respons warga sangat luar biasa—banyak yang datang, terlibat, dan memberikan dukungan nyata.
Seiring meningkatnya kebutuhan informasi, kami berupaya menambah daya pancar hingga 25 watt, sehingga jangkauan siaran menjadi lebih luas dan manfaatnya semakin dirasakan. Dukungan masyarakat pun terus menguat, menjadikan Radio Swadesi bukan sekadar media siaran, melainkan bagian dari denyut kehidupan sosial warga. Dari sinilah semangat Swadesi tumbuh dan berkembang, hingga bertransformasi menjadi sebuah jaringan media yang lebih luas dengan nama Swadesi Media Group.
Seiring waktu, Swadesi Media Group berkembang di beberapa wilayah, seperti Jepara, Kebumen, Banjarnegara, dan wilayah lainnya. Perkembangan ini memperkuat posisi Swadesi Media Group sebagai media yang me-lokal yang saling terhubung dan memiliki visi bersama.
Pemimpin Kami
Mengenal sosok di balik visi dan misi Swadesi Media Group

Endra Harsaya aka Hendro Plered
Founder of Radio Station Swadesi
"Swadesi FM bukan sekadar radio, tetapi jembatan yang menghubungkan generasi dengan warisan budaya leluhur. Kami percaya bahwa dengan menjaga suara tradisi, kita menjaga identitas bangsa."
Bapak Endra Harsaya adalah pendiri dan Direktur Utama Swadesi FM yang telah memimpin perusahaan sejak didirikan pada tahun 2005. Dengan latar belakang sebagai budayawan dan praktisi media, beliau memiliki visi untuk menciptakan platform radio yang tidak hanya menghibur, tetapi juga melestarikan kekayaan budaya Yogyakarta.
Sebelum mendirikan Swadesi FM, Bapak Endra menghabiskan 15 tahun berkarir di industri penyiaran nasional dan aktif dalam berbagai kegiatan pelestarian budaya Jawa. Kecintaannya terhadap seni tradisional, khususnya gamelan dan wayang, menjadi inspirasi utama dalam membentuk identitas Swadesi FM.
Di bawah kepemimpinan beliau, Swadesi FM telah berkembang dari satu kanal streaming menjadi jaringan empat stasiun yang menjangkau seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan lebih dari 500.000 pendengar setia.
Penghargaan & Pengakuan
- Penghargaan Tokoh Media Budaya DIY 2018
- Bintang Jasa Seni dari Gubernur DIY 2020
- Ketua Asosiasi Radio Komunitas Jawa Tengah

